Watak Fans Sepakbola Berdasarkan Tim Pujaan
Watak Fans Sepakbola Berdasarkan Tim Pujaan

Watak Fans Sepakbola Berdasarkan Tim Pujaan

Arsenal, Machester United, Barcelona, Real Madridi, Liverpool, Fans, Penggemar, watak, ultras, sepak bola, invincibles. treble winner, messi, catalonia

banner
Real Madrid pixabay.com

Sepak bola tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan masyarakat kita. Setiap akhir pekan kita disuguhi pertandingan sepak bola yang disiarkan di televisi atau siaran internet. Saking besarnya pengaruh sepak bola, bahkan watak seseorang pun bisa terbentuk olehnya. Berikut watak-watak fans sepak bola berdasarkan tim pujaan.
Dominan. Penggemar Real Madrid memiliki watak dominan dalam diri mereka. Hal ini mungkin disebabkan perolehan trofi Liga Champions yang menyentuh angka 12 biji, terbanyak di antara semua tim-tim eropa lainnya. Real Madrid memamg memiliki akar domnan dalam nadinya, Pada masa klasik Spanyol, pernah terdapat seorang Jendral Spanyol yang mendukung penuh tim ini. Sikapnya yang opressor dan dominan nampaknya menular ke Real Madrid, dalam hal trofi dang gengsi pemain mereka tentunya. Era 2000an Madrid bahkan dijuluki Los Galacticos, karena mampu mengmpulkan bintang-bintang mahal sepak bola dari dari sudut-sudut kolong langit.
Stadion Sepak Bola Nou Camp pixabay.com
Rebel. Satu predikat ini nampaknya paling pantas disandang oleh penggmar Barcelona. Barcelona pernah menjadi simbol perlawanan terhadap dominasi penguasa, perlawanan pada kemapanan, dan simbol semnagat pendobrak yang terus menyala dalam filosofi bermainnya. Hal ini tentu berkaitan dengan sejarah wilayah mereka Catalonia. Spanyol sebagai sebuah negara, memiliki berbagai bangsa yang mendiami wilayahnya, sebut saja dua bangsa yang terkenal Basque dan Catalonia. Sebagai sebuah bangsa, Catalonia memang memiliki cita-cita terpendam untuk menjadi bangsa yang merdeka, mengingat perlakuan rezim yang tidak adil yang mereka alami di masa pemerintahan Jendral Franco. Semangat Rebel inilah yang menjalar dalam nadi Barcelona. Barcelona bagi bangsa Catalonia adalah simbol perlawanan yang paling monumental terhadap dominasi "negara" yang diwakili oleh klub ibukota. Itulah kenapa El Clasico antara Barcelona dan Real Madrid memiliki ruh yang lebih sakral dari sekedar pertandingan sepak bola biasa.
Red Devil pixabay.com
Mapan. Jika ada fans sepak bola yang layak menyandang sebutan mapan, fans Manchester United tentu ada di barisan paling depan. Manchester United memiliki brand yang luar biasa dikenal di seantero dunia. MU bukan sekedar klub sepak bola biasa. Bicara tentang MU adalah bicara tentang Theater of Dreams, no punggung keramat no 7, dominasi Liga Inggris, dan klub tersukses seantero inggris raya. Di bursa finansial, MU bolak-balik menjadi klub dengan pendapatan terbesar, pun pernah dinobatkan menjadi klub termahal sejagad raya. Penjualan jersey paling laku di seantero dunia, dan jumlah fans terbanyak di dunia. Hal ini tentu ditunjang dengan prestasi mumpuni, meraih 13 trofi Liga Inggris di era modern. Satu-satunya klub Inggris yang pernah meraih Treble Winners, dan rumah bagi bintang-bintang terbesar, Eric Cantona, David Beckham, Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba dan masih banyak lagi. Akademi MU juga merupakan akademi yang paling sukses, ditandai dengan Class of 92, juga banyak pemain-pemain pilar Liga Inggris yang merupakan jebolan akademi Manchester.
You'll Never Walk Alone pixabay.com
Klasik. Membicarakan Liverpool, adalah tentang The Beatles. Raja musik rock n roll pada masanya. Beatles merupakan band klasik yang bahkan sampai saat ini tetap memiliki penggemar, seperti halnya Liverpool. Liverpool adalah pemilik Liga Inggris di era klasik, sebelum pengenalan format baru berupa Premier League. Liverpool adalah pemilik trofi Liga Champions terbanyak di Britania Raya. Termasuk di dalamnya trofi Liga Champions yang diraih lewat keajaiban Istanbul 2005. Salah satu pertandingan sepak bola terpenting sepanjang masa. Ada nilai sentimentil dan monumental jika membicarakan kebesaran Liverpool pada masa jayanya. Sebagai penggemar, fans Liverpool tentu merindukan terulangnya kejayaan Liverpool di masa lampau. Semangat inilah yang terus membara dalam dada fans Liverpool. This Year is Our Year adalah sebuah bentuk keyakinan bahwa masa klasik Liverpool akan menjelma menjadi masa penuh prestasi di masa kini.
Emirates Stadium pixabay.com
Loyal. Satu kata untuk menggambarkan fans Arsenal. Fans Arsenal telah teruji mentalnya pada tingkat yang paling ekstrem dan terus setia membela The Gunners. Pada satu waktu, Arsenal pernah paceklik gelar selama beberapa tahun, tetapi fans tetap setia mendukung. Mental fans Arsenal adalah mental Invincibles, merujuk pada rekor yang sampai saat ini belum terpecahkan, rekor juara dengan catatan tak terkalahkan selama satu musim penuh di semua pertandingan liga. Mental tak terkalahkan inilah yang kemudian menggembleng fans Arsenal menjadi fans yang paling loyal di liga Inggris. Meskipun kerap mendapat olok-olok, fans Arsenal seakan sudah kebal dengan itu semua. Pada saatnya nanti, kejayaan yang dirindukan oleh fans Arsenal tentu akan datang. Mengakhiri penantian beberapa tahun yang menguras emosi bagi fans Arsenal.
Advertisement banner

Baca juga:

banner

Your Reactions: